Rinduku
Serunai bunyi
seruling mengiang
lembut merambat
menjamah seluruh
tubuhku
Membawa suasana
yang berbeda
saat gemerlap
lembayung senja
menemukan alurnya
Menuju di
keheningan malam
yang siap
memelukku hangat
Meraba-raba rasa
yang lama
aku pendam
itu lagi
Tetap masih
tertahan oleh
penantian
Tak tau
penantian tentang
apa
Hati inipun
masih gamang,
masih ragu
Benarkah rasa
itu sungguh
hadir?
Benarkah rasa
itu memang
ada?
Sebuah keraguan
yang sungguh
tak bisa
aku mengerti
hingga hati
ini masih
tetap bertahan
dan menanti
Lancang rasa
itu hadir
merasuk menerjang
perawannya hati
yang dulu
tak berpenghuni
Sekian macam
jenis rupa
ternyata yang
satu ini
sungguh tak
berbanding dalam
hatinya
Dia yang
kini mencabik
hatiku tuk
selalu merindunya
Dimana, kapan,
bagaimana
Keraguan itu
sering terjawab
namun itu
hanya di
hatiku
Tak pernah
hati ini
mau jujur
pada hatinya
sendiri
Terkadangpun hanya
selempangan rindu
hadir tanpa
dasar
Apa hal
yang membuat
hati ini
tetap tak
mau lalai
mengingatnya
Sore ini
aku tutup
lembaran dengan
nyanyian rindu
tentang kamu
En
Zarif
Aylarca
Yogyakarta,
13 April
2013
1Berjalan(berlari,
berengang, dsb) mengikuti dari belakang
2Bersifat
ragu-ragu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar